| Menjadi garam & terang bagi kalangan profesi dan remaja Indonesia untuk kemuliaan Tuhan. “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki diansehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.” Matius 5:13-15 Garam berbicara tentang KASIH yang TIDAK HAMBAR sehingga kita selalu hidup berdamai (mengasihi) dan dapat memberi jawab kepada semua orang (menjadi jawaban).Terang berbicara tentang TELADAN, yakni menampilkan / memperlihatkan contoh perbuatan baik agar semua orang dapat memuliakan Tuhan. Selain itu untuk menunjukkan JALAN yang BENAR. |